Momentum Bersejarah, Isram SL Resmi Terima Amanah Sebagai Ketua APRI Sulawesi Tengah

Harian Sulawesi | Palu – Melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Sulawesi Tengah tertanggal 15 Movember 2025 berlangsung di Swiss-Bel Hotel, pemilihan Ketua APRI berlangsung aman.

Sosok Kepala KUA Kecamatan Ampibabo yang memiliki reputasi terbaik di Kabupaten Parigi Moutong bernama Isram Said Lolo sebutan ISL, pada Sabtu malam resmi menerima amanah sebagai Ketua pengurus Wilayah APRI Sulawesi Tengah.

Pasca terpilih secara aklamasi, dalam forum sebagai momentum bersejarah semalam, dirinya memberikan apresiasi kepada peserta Muswil yang telah mempercayakan dirinya memimpin organisasi profesi penghulu di 13 Kabupaten/Kota di Sulteng.

Foto bersama saat ISL terpilih Kerua APRI Sulawesi Tengah (f-ist)

“Ucapan terima kasih kami atas kepercayaan yang sudah memberikan mandat kepada saya untuk menjalankan roda organisasi keislaman yang hakikatnya adalah wadah untuk menguji kemampuan kepribadian serta kepercayaan memimpin organisasi profesi penghulu” ujarnya.

Mengingat saat ini juga merupakan momentum bersejarah bagi pribadi kami, maka dengan penuh kerendahan hati, saya Isram Said Lolo dengan ucapan Bismillahir rahmanir rahiim menyatakan menerima amanah sebagai Ketua APRI Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Format, kerja-kerja penghulu merupakan profesi yang menghadapi dinamika yang semakin kompleks dan memiliki peran besar dalam membangun ketahanan keluarga umat Islam.

“Saya sadar betul bahwa amanah ini bukan sekadar sebuah kehormatan, melainkan tanggung jawab yang besar yang harus saya jalankan dengan dedikasi, integritas, dan komitmen yang tinggi agar pilihan semua sahabat-sahabat tidak berakhir pada penyesalan” kata ISL saat menyampaikan pesan dan kesan pasca terpilih memimpin APRI Sulteng.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan kepemimpinannya kelak akan dinilai dari kebermanfaatan APRI bagi para penghulu, masyarakat, hingga Kementerian Agama, apakah bermanfaat bagi penghulu ? ataukah akan mampu ikut andil dalam melahirkan bau harum buat Kementerian Agama Sulawesi Tengah ?

Tugas kita lanjut Isram, tidak hanya menikahkan, tetapi juga membimbing serta mengedukasi dan memastikan keluarga sakinah, mawaddah, dan warrahmah.

“Penghulu hadir dalam momen bahagia dua insan, sekaligus sering menjadi tempat bertanya ketika rumah tangga diuji” ujar Kepala KUA yang dekat dengan masyarakat dan jurnalis ini.

Mengingat profesi Penghulu adalah profesi yang unik dan mulia, karena itu, menjadi Penghulu bukan hanya sekadar pekerjaan, tapi ini adalah ibadah yang memerlukan hati yang tenang, kata yang lembut, dan niat yang tulus.

“Saya percaya, APRI Sulawesi Tengah akan kuat jika kita bersatu. Akan maju jika kita saling menjaga. Dan akan berpengaruh jika kita saling menguatkan, bukan melemahkan. Untuk itulah dengan kerendahan hati saya ingin mengajak kita semua untuk membesarkan APRI dengan cinta, tapi bukan dengan ego pribadi” tegasnya.

Kami tidak berjanji akan membuat semuanya sempurna, namun juga berjanji untuk tidak meninggalkan kebersamaan bersama semua keluarga besar Penghulu se Sulawesi Tengah.

“Saya berjanji untuk mendengarkan, sebelum berbicara. Dan saya berjanji untuk melayani, sebelum memimpin,” ujar Isram menutup penyampaiannya dalam forum APRI tadi malam.

Pantauan media ini, nampak kehadiran Kakanwil Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Kabid Urais dan seluruh keluarga besar APRI dan penghulu di kegiatan Musyawarah pemilihan Ketua APRI Sulawesi Tengah. (**)

Penulis: Sumardin (Pde)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *