Siswi SMA di Tolitoli Dianiaya Saat Listrik Padam, Polisi Selidiki Pelaku Misterius

Ket: Zahra (17) korban penganiayaan saat mendapatkan penanganan medis di Pukesmas Dondo (f-ist)

TOLITOLI, Sulawesi Tengah Seorang siswi SMA, Zahra Tusytha (17), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal di kamar kosnya di Dusun Baruga, Desa Tinabogan, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Jumat (17/4/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WITA saat kondisi listrik di lokasi sedang padam. Pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga sudah berada di dalam kamar kos sebelum melancarkan aksinya.

Berdasarkan keterangan, pelaku tiba-tiba mencekik leher korban, kemudian memukul dan menyeretnya hingga ke samping rumah kos. Pelaku kembali melakukan kekerasan hingga korban tak sadarkan diri.

Aksi tersebut tidak diketahui warga sekitar, yang diduga sedang terlelap saat kejadian berlangsung.

Sekitar pukul 04.30 WITA, korban yang mulai sadar kemudian diantar seorang warga bernama Safar ke Polsek Dondo untuk melaporkan kejadian tersebut. Petugas langsung membawa korban ke Puskesmas Tinabogan untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian menemukan kamar kos dalam kondisi tidak terkunci. Korban juga mengaku tidak sempat mengenali wajah pelaku karena situasi gelap saat listrik padam.

Laporan resmi kemudian dibuat oleh orang tua korban pada pagi hari, disertai visum karena terdapat luka di bagian wajah dan leher korban.

Kapolsek Dondo, Ijmal, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

“Benar telah terjadi penganiayaan terhadap seorang perempuan di Dusun Baruga, Desa Tinabogan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan motifnya,” ujarnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke RSUD Mokopido Tolitoli pada sore hari.

Kasus ini kini menjadi perhatian warga setempat, sementara aparat kepolisian terus berupaya mengungkap pelaku di balik aksi kekerasan tersebut. (**)

Wartawan : Mahdi Rumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *