Harian Sulawesi I Parimo – PTM Alitopan Club kini menghadirkan Akademi Tenis Meja di Sulteng yang berlokasi di Kota Palu dan sangat diminati para olahragawan muda yang memiliki bakat di bidang olahraga Tenis Meja guna mendapatkan bimbingan secara langsung.
Prof. Dr. Winarko Efendi, MM MH saat di hubungi media ini melalui WA pribadinya mengatakan bahwa dengan dibangunnya gelanggang PTM (Perkumpulan Tenis Meja) Alitopan Club saat ini, akan memberikan ruang bagi generasi muda yang memiliki bakat olahraga tenis meja.

Menurut Winarko, kehadiran PTM Alitopan club di Sulteng pada prinsipnya hanya merupakan wadah berkumpulnya berbagai komunitas hoby olah raga seperti tenis meja, catur, bulu tangkis, dan lain sebagainya.
“Sehingga dengan ide-ide cemerlang seperti inilah bisa terbangunnya gelanggang dalam bentuk sederhana terdiri dari 180 orang peserta aktif, dengan memiliki program rutin, yakni berkumpul dan melakukan kegiatan olahraga tenis meja” terangnya.
Selain itu kata winarko, komunitas Alitopan ini juga bergerak di bidang keagamaan, bantuan sosial, serta menyantuni anak-anak yatim di setiap pondok pesantren yang ada di wilayah Kota Lalu.

Olehnya kata dia, dengan wadah tersebut, bisa mengangkat prestasi olah raga di daerah Sulteng hingga ketingkat nasional.
Dia menambahkan, seiring dengan lahirnya PTM Alitopan, menurut Winarko bahwa olahraga merupakan kesibukan benar-benar yang utama, yaitu untuk menjaga kesehatan setiap orang.
Dengan berolahraga lanjutnya, merupakan suatu tingkah laku aktif yang menggiatkan metabolisme, serta mempengaruhi manfaat di dalam tubuh manusia, dan sebagai bentuk kekebalan didalam tubuh.
Maka dengan kehadiran PTM Alitopan bisa mendorong dan memasyarakatkan olahraga.
Bahkan di dalam sistem keolahragaan nasional dalam Undang-undang No.3 Tahun 2005, menjelaskan bahwa olahraga merupakan bagian dari proses dan pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Hal ini dimaksudkan agar keberadaan dan peran olahraga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus ditempatkan pada kedudukan yang jelas dalam sistem hukum nasional.
“Pada bulan Ramadhan kali ini, PTM Alitopan fokus pada kegiatan olahraga melalui berbagai program yang terjadwal, seperti halnya dihari ketiga puasa, pihaknya melaksanakan kegiatan buka puasa bersama, dan dilanjutkan dengan sholat Tarawih.
“Acara itu menghadirkan pemerintah lingkup Kelurahan Nunu dan Kelurahan Tavanjuka, para imam mesjid, pengurus KONI Kota Palu, anak-anak panti asuhan, serta seluruh PTM Kota Palu. Semoga niat baik yang kami lakukan akan bernilai pahala disisinya” pungkasnya. (**)
Wartawan : Syarifuddin

















