Foto : Arifin Dg Palalo saat Paripurna (f-Pde)
PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Partai Gerakan Indonesia Raya, Arifin Dg Palalo, menyoroti peristiwa kebakaran yang menghanguskan bangunan PAUD/Posyandu di Desa Palapi, Kecamatan Taopa.
Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (10/3/2026). Ia menyebut kejadian tersebut cukup mengejutkan warga setempat.
Menurut Arifin, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) sebagaimana kajian berita, insiden kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 06.45 Wita. Sementara peristiwa kebakaran diduga telah terjadi lebih awal, yakni sekitar pukul 05.10 Wita.
“Hasil kaji cepat sementara menyebutkan kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik yang kemudian menjalar dan membakar bangunan,” ujar Arifin di hadapan forum paripurna.
Akibat kejadian tersebut, satu unit bangunan sekolah PAUD/Posyandu dilaporkan mengalami kerusakan berat. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa.
Arifin menilai peristiwa itu perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia meminta agar dilakukan pengkajian menyeluruh terhadap insiden tersebut, sekaligus mengevaluasi sistem penanganan kebakaran di wilayah itu.
Ia juga menyinggung usulannya sebelumnya dalam rapat paripurna agar pos pemadam kebakaran ditempatkan di wilayah Taopa. Menurutnya, lokasi tersebut dinilai lebih strategis untuk menjangkau beberapa kecamatan di sekitarnya.
Namun, kata dia, kebijakan pemerintah daerah saat itu memutuskan menempatkan pos pemadam kebakaran di wilayah Moutong.
Arifin berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan yang berkaitan dengan pelayanan kebencanaan dengan melihat kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Keputusan yang diambil seharusnya berbasis kebutuhan masyarakat agar penanganan bencana dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif,” katanya.(**)
Wartawan : Sumardin (Pde













