Membangun dari Desa, Pemda Parigi Moutong Fokus SDM dan Pertanian di 2027

PARIGI, Sulawesi Tengah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menetapkan arah pembangunan tahun 2027 dengan menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan sektor pertanian sebagai fokus utama.

Langkah ini dipandang sebagai strategi untuk mendorong kemandirian daerah berbasis potensi lokal.

Tema pembangunan tersebut tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, yakni “Akselerasi Penguatan Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Sektor Pertanian yang Didukung Infrastruktur yang Merata.” Tema ini menjadi pijakan dalam merancang berbagai program pembangunan ke depan.

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, menjelaskan bahwa tema tersebut merupakan hasil sinkronisasi antara kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Sulawesi Tengah, sekaligus mempertimbangkan kekuatan utama daerah.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Parigi Moutong. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM dinilai menjadi kunci dalam mendorong produktivitas serta daya saing hasil pertanian.

“Parigi Moutong masih bertumpu pada sektor pertanian, sehingga penguatan SDM menjadi faktor penting agar sektor ini mampu berkembang lebih maju,” ujarnya.

Pembangunan daerah tetap berlandaskan visi “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan melalui Gerbang Desa.” Visi tersebut kemudian dijabarkan ke dalam lima misi utama, yang mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang berkualitas.

Untuk mengimplementasikan visi tersebut, pemerintah daerah menetapkan lima program prioritas, yakni Sejahtera Bersama, Lancar Bersama, Sehat dan Cerdas Bersama, Harmoni Bersama, serta Berintegritas Bersama.

Kelima program ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan sejumlah target pembangunan pada tahun 2027. Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 73, pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen, penurunan angka kemiskinan hingga 12 persen, serta menjaga Gini Ratio di angka 0,25.

Dengan arah kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong optimistis pembangunan berbasis pertanian dan penguatan SDM dapat berjalan selaras.

Harapannya, kesejahteraan masyarakat meningkat secara merata, seiring terbangunnya fondasi ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan.(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *