Astagfirullah! Satu Rumah di Moutong Barat Parigi Moutong Dilalap Api

MOUTONG, Sulawesi Tengah Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah.

Sebuah rumah milik warga bernama Ferwanto (28) hangus terbakar di Dusun V Lentur, Desa Moutong Barat, Kecamatan Moutong, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di Jalan Trans Sulawesi. Melihat kobaran api disertai asap tebal, warga langsung berteriak meminta pertolongan.

Personel Polsek Moutong yang tengah berpatroli dan dipimpin Aiptu Muh. Hatta segera bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas bersama warga bahu-membahu berupaya memadamkan api sambil menghubungi pemadam kebakaran.

Tak lama kemudian, armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Sekitar pukul 11.00 WITA, api berhasil dikendalikan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat karena sedang menjalankan aktivitas keluarga di sekitar lokasi. Rumah tersebut juga diketahui sudah tidak ditempati selama kurang lebih empat tahun.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang ikut hangus terbakar, di antaranya bagian dinding dan atap rumah, satu lemari, satu kasur kapuk, serta satu unit pukat atau jaring.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfins Saudale, S.H., mengatakan pihaknya telah melakukan langkah cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan dokumentasi untuk proses penyelidikan.

“Peristiwa kebakaran ini masih dalam tahap penyelidikan. Mengingat rumah dalam kondisi kosong, kami belum dapat memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Perwira Tiga Balak ini juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama, dengan memastikan kondisi listrik aman dan tidak meninggalkan bahan mudah terbakar.(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *