Tojo Una-Una, Sulteng – Operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026 resmi dimulai sejak 22 April 2026. Tahun ini, pemerintah menetapkan kuota jamaah haji Indonesia sebanyak 221.000 orang, terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.
Pemberangkatan jamaah dilakukan melalui 14 bandara embarkasi dengan total 525 kelompok terbang (kloter). Untuk gelombang pertama, jamaah diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April hingga 6 Mei 2026. Sementara gelombang kedua dijadwalkan menuju Jeddah pada 7 hingga 21 Mei 2026.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, Hj. Zulaeha Jibran, mengatakan jumlah awal calon jamaah haji asal daerah itu sebanyak 57 orang. Namun, satu orang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
“Dari jumlah 57 orang, satu orang mengundurkan diri atas nama Meli Rotinsulu dari Kecamatan Tojo Barat karena faktor kesehatan. Sehingga tersisa 56 jamaah,” ujar Zulaeha.
Ia menjelaskan, jumlah tersebut kemudian ditambah satu Petugas Haji Daerah dan satu tenaga media, sehingga total rombongan haji asal Tojo Una-Una menjadi 58 orang.
Menurut Zulaeha, jamaah calon haji asal Tojo Una-Una masuk dalam gelombang kedua yang dijadwalkan berangkat melalui Embarkasi Balikpapan.
Sementara itu, Petugas Haji Daerah, H. Sudirman, S.Ag., M.HI., menyampaikan jamaah gabungan Tojo Una-Una dan Kabupaten Sigi tergabung dalam Kloter 10. Mereka dijadwalkan diberangkatkan dari Balikpapan pada 10 Mei 2026.
“Untuk petugas kesehatan berasal dari Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Farah Jamal Juraejo, masuk dalam Kloter 12 gabungan rombongan haji Palu dan Tolitoli,” kata Sudirman.
Dari daftar jamaah, sejumlah calon haji tercatat masuk kategori lanjut usia. Bahkan, beberapa jamaah juga memiliki kondisi kesehatan khusus, seperti sedang menjalani pengobatan hingga riwayat operasi.
Secara nasional, antrean haji Indonesia masih cukup panjang dan diperkirakan mencapai sekitar 5,7 juta orang. Pemerintah Arab Saudi juga menegaskan pentingnya penggunaan visa haji resmi agar jamaah terhindar dari sanksi.
Pemerintah daerah dan keluarga jamaah berharap seluruh calon haji asal Tojo Una-Una dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (SAMAS)













