Penulis : Suleman Latantu
Harian Sulawesi (1)5/2025) – Barakallahu Fii Umrik. Insyaallah Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo MM, akan merayakan tahunya ke 50 pada 3 Mei 2025 setelah lahir di Jayapura 3 Mei 1975 silam.
Meski usianya masih tergolong muda, namun pria yang akrab disapa Bowo Timumun ini telah banyak mendedikasikan hidupnya menjadi sosok inspiratif bagi generasi muda Sulawesi Tengah.
Dimana ia telah banyak mengukir prestasi sukses luar biasa, baik pendidikan mapun perjalanan karier yang mengesankan.

Bowo, adalah anak ketiga dari pasangan pejuang sukarelawan Trikora Idris Rachman Timumun dan Sri Hartati, tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh semangat perjuangan.
Sedang Kakeknya Mantri Timumun, dikenal sebagai tokoh terkemuka pada era 50-60 an, yang berjasa di wilayah pantai timur Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Latar belakang pendidikan yang telah diraihnya menjadi landasan utama dalam perjalanan hidupnya untuk bisa meraih sukses diberbagai bidang termasuk di dunia politik hingga ia sukses meraih jabatanya saat ini sebagai Bupati Buol.
Adapun jenjang pendidikan yang dilalui antara lain pendidikan SD hingga SMA di Jayapura, lalu melanjutkan studi sarjana (S1) di Bandung dan meraih gelar magister (S2) di Jayapura.
Selama masa pendidikannya, Bowo aktif di organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, dan dunia olah raga, sambil menjalankan bisnis di bidang properti dan perhotelan.
Dalam perjalanan karier politiknya, awalnya Bowo pernah menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Jayapura selama 5 tahun. Dan Selanjutnya menjadi Ketua DPW PKB Provinsi Papua selama 10 tahun.
Setelah itu dipercayakan sebagai Wakil Sekjen DPP PKB Pusat. Dan dalam struktur kepengurusan baru di DPP PKB tahun 2024, ia menjabat sebagai Ketua Bidang Pertahanan Nasional hingga saat ini.
Menyusul kariernya Pemerintahan juga patut diacungi jempol. Dimana ia pernah mnjabat sebagai Staf Khusus Menteri Desa, PDT Transmigrasi RI (2016-2019), dan sebagai Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI (2019-2024),
Dalam posisi Jabatan tersebut, Bowo berhasil menginisiasi berbagai program penting untuk Sulawesi Tengah.
Salah satu pencapaian signifikan Bowo adalah berhasilnya program eksport jagung Kabupaten Tojo Una Una ke Filipina pada tahun 2018.
Selain itu, Bowo menjadi jembatan bagi berbagai anggaran pembangunan infrastruktur, rehabilitasi sarana prasarana pasca bencana di Palu, dan pengelolaan Balai Latihan Kerja (BLK) yang mendukung pelatihan tenaga kerja di Sulteng.
Dalam perjalanannya, Bowo terus memberdayakan pemuda Sulteng. Melalui BLK Kementerian Ketenagakerjaan.
Ribuan anak muda dilatih untuk bekerja di perusahaan smelter, termasuk di luar negeri seperti Jepang. Sebanyak 517 anak muda Sulteng kini bekerja di Jepang dengan skema pemagangan selama 3 tahun, membuktikan kesuksesan program yang ia bantu dorong.
Dan saat ini Bowo resmi menjabat sebagai Bupati Buol bersama pasanganya Dr Moh Nasir Daimaroto setelah resmi dilantik Presiden bersamaan dengan ratusan Kepala Daerah lainya di Indonesia hasil Pilkada 2024 lalu.
Sementara dalam menjalankan target program 100 hari kerja, Bupati Bowo telah menunjukan gerak cepatnya dalam merealisasikan sejumlah program dalam rangka meningkatkan pembangunan daerah Kabupaten Buol agar bisa lebih maju seperti daerah lainya.
Setelah memasuki 2 bulan lebih target program 100 hari, ia telah berupaya membuktikan kemampuannya meloby anggaran ke sejumlah Kementerian Pusat.
Seperti halnya pembangunan Sekolah Rakyat, pembangunan BLK, Kampus, pencetakan sawah baru serta beberapa program kegiatan lainnya yang dibiayai oleh APBN.
Bahkan upaya kerja keras yang ia lakukan itu, semata mata hanya untuk meningkatkan pembangunan Kabupaten Buol ke arah yang lebih baik.
Karena prinsipnya kalau hanya bergantung dan berharap pada APBD Buol untuk kelangsungan pembangunan buol ke depan tentunya tidak akan bisa menyusul adanya kebijakan pemerintah pusat soal efisiensi anggaran terhadap seluruh daerah di Indonesia. (**)













