Foto : Kepala BPKAD Buol Syarif Pusadan, SH, MSi (f-doc)
Penulis : Suleman Latantu
Harian Sulawesi (7/5/2025) – Kepala BPKAD Kabupaten Buol Syarif Pusadan, SH, M.si menegaskan bahwa pihaknya selaku BPKAD maupun TPAD selama ini tidak pernah menerima titipan anggaran dari OPD sebagaimana pemberitaan media ini sebelumnya tentang dugaan tersebut.
“Selama ini tidak pernah ada titipan anggaran dari OPD ke TAPD. Apa dasarnya Bapak memberitakan hal itu. Dugaan itu tidak benar, dan saya mohon berita itu bapak hapus,” ujar Syarif kepada media ini mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa OPD di Buol diduga melakukan titipan anggaran ke TAPD.
Dugaan ini muncul karena ada indikasi OPD mencoba memengaruhi proses penyusunan anggaran melalui jalur yang tidak resmi.
Dugaan ini menunjukkan bahwa beberapa OPD mencoba menggunakan pengaruh atau cara-cara yang tidak resmi untuk mendapatkan anggaran yang mereka inginkan.
Terkait hal itu, melalui rapat kerja bersama tiga OPD Mitra, yakni BPKAD, Bappenda dan Dinas Perhubungan yang berlangsung (30/4 – 2025) Komisi II DPRD Kabupaten Buol menyampaikan peringatan tegas kepada OPD untuk tidak menghamburkan anggaran dan memastikan setiap rupiah digunakan dengan tanggung jawab,
Seperti Dilansir FrameNews.id. rapat kerja evaluasi itu lebih difokuskan pada pengawasan dan realisasi anggaran, termasuk penelahan terhadap struktur pergeseran anggaran untuk memastikan penghargaan dana dilakukan secara efisien dan tepat sasaran.
Dalam rapat tersebut Komisi II juga mengkritik kegiatan kegiatan padat modal yang dinilai tidak sebanding dengan manfaat yang diberikan.
“Setiap program harus menghasilkan efek domino ekonomi. Jangan sampai anggaran habis hanya untuk kegiatan seremonial atau kegiatan proyek yang tidak menyentuh kebutuhan dasar rakyat” tandas Anggota Komisi II DPRD Buol, Moh Ikbal Ibrahim. (**)













