Foto : Novita Ramadhan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Press Room Kantor Bupati pimpin rapat internal (f-ist)
Harian Sulawesi | Parimo – Pentingnya kolabirasi antara Pemerintah daerah Parigi Moutong dengan insan perss sebagaimana yang tertuang dalam UU perss nomor 40 tahun 1999 tentang kemerdekaan pers.
Hal ini merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, sehingga kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 Undnag-Undang Dasar 1945 harus dijamin.
Atas ketentuan itulah sehingga Bupati H. Erwin Burase S.Kom memberikan mandat kepada para jurnalis untuk bisa menyatu dalam suatu wadah yang disebut press room Kantor Bupati Parimo untuk segera di gaungkan kembali.
Laporan khusus : Sumardin (Pde)
Permintaan orang nomor satu di Parigi Moutong itu langsung direspon para jurnalis, terutama dari wartawan senior Fakhrudin Owner Equatornews sebagai pelopor pembentukan press room Kantor Bupati.
Tepat dihari ketiga usai melakukan silaturahim dengan Bupati Erwin Burase, seluruh pemilik media berjumlah 46 orang melakukan rapat internal bertempat di kantor bersama media jalan Telkom Parigi untuk menetapkan dua nama pengurusnya.

Hasilnya, Novita Ramadhan sebagai jurnalis senior berlisensi Sertifikat Utama terpilih secara aklamasi bersama Ridho melalui rapat alot yang dipimpin Satriawan media Alkhairaat berlisensi sertifikat Madya didampingi Eli Leu pemilik Zentainovasi berlisensi sertifikat Madya.
Jurnalis Senior Sulawesi Tengah Aslan Laeho menyebut, atas terbentuknya press room Kantor Bupati merupakan sebuah keharusan dalam upaya untuk memudahkan rekan jurnalis melakukan wawancara khusus dengan Bupati dan Wakil Bupati.
“Kehadiran media sangat penting untuk menunjang kemajuan pembangunan disuatu daerah melalui goresan ketikan jurnalis dalam menunjang kerja-kerja Bupati dan wakil Bupati terpilih. Semoga dengan hadirnya press room saat ini, semangat para wartawan bekerja sesuai kode etik jurnalis semakin lebih semangat” ujar mantan Wartawan Radar Sulteng ini. (**)













