Harian Sulawesi | Parimo – Sebuah bis jurusan Palu – Touna jenis bis Travel Mitra Touna Selasa (15/8/2023) tadi siang masuk jurang di kilometer 14 (tanjung angin) menyebabkan dua orang meninggal di TKP.
Sementara korban lainnya berhasil di evakuasi warga yang berada di TKP lalu di antar ke Rumah Sakit Anuntaloko Parigi guna mendapat pertolongan medis.


Saksi mata yang secara kebetulan melintas di TKP bernama Ja’far M. Amin SE anggota DPRD Touna bersama istri dari arah Palu sempat melihat mobil travel sudah berada dalam jurang.
“Secara kebetulan Saya dari Palu melintas di TKP dan kaget melihat banyak masyarakat yang berkumpul di tempat kejadian. Pas melihat ada korban meninggal” ujarnya.
Saat memberi keterangannya Jafar sedang berada di RSUD Parigi, ia tidak mengetahui tempat kejadian di KM berapa namun menurutnya sekitar jalan yang sedang diperbaiki.
Penumpang berhasil dievakuasi dan sedang ditangani tim medis RSUD Parigi berjumlah 6 orang. Dua orang sudah meninggal, 1 anak perempuan berusia 5 tahun dan 1 orang bapak yang belum diketahui identitasnya.
Empat korban lainnya yaitu sepasang suami istri pemilik warung yang ditabrak mobil Mitra Touna dan dua orang lainnya sepasang suami istri dari desa Baulu kepulauan Togean yang baru saja menghadiri wisudah anaknya di Palu. “Itu kasian wargaku dari kepulauan” Jelas Jafar M. Amin.
Hingga berita ini ditayangkan belum diperoleh informasi akurat berapa jumlah penumpang yang diangkut Mitra Touna saat kejadian.
Jafar sendiri ketika ditanyakan soal kondisi mobil, dia mengatakan jika warna mobil naas itupun tidak diketahuinya.
“Kedalam jurang itu puluhan meter hingga 80 meter sehingga sulit mengidentifikasi mobil itu.” Jelasnya.
Bahkan Ia sempat mendengarkan percakapan masyarakat di tempat kejadian, saat melihat mobil itu melaju hingga tikungan dan menabrak kios.
“Dugaan sementara sopir tak bisa mengendalikan lagi setir mobilnya karena remnya blong” tutupnya. (Sam Asiku)













