Buol  

Dijadwalkan Mei Tahun Ini, Pemda Buol Akan Menggelar Rembuk Budaya Perdana

Foto : Sekretaris Dewan Adat Kabupaten Buol Moh Yamin Rahim, SH.MH (f-doc)

Penulis : Suleman Latantu

Harian Sulawesi | Buol – Pemerintah Kabupaten Buol bersama lembaga Dewan Adat dipastikan akan menyelenggarakan kegiatan Rembuk Budaya Buol tahun 2025 .

Penyelenggaraan kegiatan Rembuk Budaya yang dijadwalkan akan berlangsung 21 – 22 Mei 2025 ini adalah yang pertama kali setelah 25 tahun lamanya Buol berdiri menjadi Daerah Otonom.

” Jadi, setelah 25 tahun pertama merdeka, maka pada 25 tahun kedua, masa Pemerintahan Bowo – Nasir saat ini memberdayakan lembaga dewan adat Buol melalui kegiatan Rembuk Budaya. Dan dalam kegiatan ini, kebetulan saya dipercayakan Bupati untuk mengkoordinirnya”Jelas Sekretaris Dewan Adat Kabupaten Buol Moh Yamin Rahim, SH.MH kepada media ini.

Dikatakan, kegiatan Rembuk Budaya ini dinilai sangat penting untuk dilaksanakan, karena proses pembahasannya melalui diskusi yang panjang.

Menyusul Bupati Buol lanjut Yamin menaruh harapan besar untuk bagaimana memberdayakan kerajaan dan masyarakat hukum adat Kabupaten Buol untuk masa waktu 25 tahun ke depan.

Kalau 25 tahun sebelumnya adalah merupakan awal perjuangan berdiri Kabupaten Buol, maka 25 tahun ke depan adalah awal untuk mengisi membangun daerah ini lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya, ujar Yamin.

Karena melalui Rembuk Budaya yang baru pertama kali digelar ini, pada dasarnya Pemkab Buol bersama lembaga Dewan Adat akan membangun sinergitas kebersamaan untuk dapat mengembangkan Budaya daerah ke arah yang lebih baik dan sempurna.

Bahkan seluruh pihak yang akan ikut terlibat, selain masyarakat dari desa juga yang lebih penting lanjut Yamin adalah para tokoh atau Mejelis pemangku adat dari Desa dan Kecamatan, Dewan Adat Kabupaten Buol serta undangan dari beberapa daerah lainnya, termasuk Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid.

“Hasil komunikasi dengan Bapak Gunernur, insyallah beliau bersedia datang. Bahkan rencana kunjungan kerjanya beliau ke Buol kemungkinan akan beliau paralelkan dengan dengan jadwal rembuk budaya.

Dan selanjutnya kegiatan rembuk budaya ini akan dilakukan sebaik mungkin dengan menghadirkan 4 orang narasumber, diantaranya dari Akademisi Untad Palu termasuk didalamnya Ahli Hukum Adat serta sejumlah pihak lain yang terkait dengan masalah budaya dan adat istiadat di Sulawesi Tengah.

“Jadi melalui Rembuk akan dibentuk komisi komisi untuk menjalankan program 5 tahun kerja dewan adat Kabupaten Buol, mulai dari kerajaan akan dibuat struktur kelembagaan adat sampai ke tingkat desa sebagai pemangku adat di desa itu sendiri” tandasnya.

Dan pembuatan struktur dewan adat akan disusun dan dikemas sedemikian rupa dan keberadaan struktur itu akan di atur dan seluruh muatan nya akan ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah, pungkas Yamin. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *