Ramadan Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Sosial, Pemkab Parimo Bentuk Satgas Awasi LPG

Parigi Moutong Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat kebijakan perlindungan sosial sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Upaya tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Erwin Burase bersama Wakil Bupati Abdul Sahid saat turun ke tengah masyarakat dalam agenda buka puasa bersama dan penyaluran bantuan sosial di Desa Ogolugus, Selasa (24/2/2026).

Sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Ampibabo dan Kecamatan Siniu.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari intervensi sosial pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat selama bulan suci, di tengah dinamika fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Bupati Erwin Burase menegaskan, kebijakan Ramadan tahun ini diarahkan pada dua fokus utama, yakni penguatan bantuan sosial serta pengendalian harga barang bersubsidi, khususnya gas LPG 3 kilogram.

“Kami ingin masyarakat menjalani Ramadan dengan tenang. Pemerintah hadir untuk memastikan harga tetap wajar dan bantuan sosial benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujar Erwin.

Menurutnya, secara umum harga bahan pokok di Parigi Moutong masih berada dalam kondisi terkendali.

Namun demikian, pemerintah daerah mencatat adanya lonjakan harga LPG subsidi di sejumlah wilayah yang berpotensi menekan daya beli masyarakat.

Di Kecamatan Moutong, misalnya, harga LPG 3 kilogram dilaporkan mencapai Rp80 ribu per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp28 ribu.

Merespons kondisi tersebut, pemerintah daerah membentuk Satuan Tugas Pengawasan LPG yang melibatkan unsur kepolisian dan instansi terkait.

“Pangkalan yang terbukti melanggar ketentuan akan dikenai sanksi tegas, hingga pencabutan izin usaha. Ini bagian dari komitmen kami menjaga agar subsidi tepat guna dan tidak disalahgunakan,” tegas Erwin.

Selain pengawasan harga, pemerintah daerah juga melakukan pembenahan data penerima bantuan LPG 3 kilogram gratis menyusul adanya keluhan masyarakat terkait ketidaktepatan sasaran pada penyaluran sebelumnya.

Pendataan tersebut ditargetkan rampung sebelum Idulfitri, dengan rencana penyaluran sebanyak 40 ribu tabung LPG subsidi kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Di sisi lain, penyaluran bantuan sembako akan diperluas ke seluruh kecamatan dan dirangkaikan dengan kegiatan Safari Ramadan sebagai bagian dari pendekatan kebijakan sosial berbasis wilayah.

Melalui rangkaian kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat selama Ramadan, sekaligus memastikan kebijakan subsidi dan bantuan negara benar-benar menyentuh kelompok yang paling membutuhkan.(**)

Editor : Pde / Sumber : Prokopim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *