Pembangunan Masjid Baru A-Nur Desa Bongo di Bokat Butuh Sentuhan Donatur

Penulis : Suleman Latantu

Harian Sulawesi | Buol – Pemerintah bersama masyarakat Desa Bongo Kecamatan Bokat Kabupaten Buol, saat ini sedang melakukan pembangunan mesjid Mesjid baru A-Nur Desa Bongo.

Pembangunan kembali itu dilakukan karena keberadaan bangunan Mesjid A-Nur sebelumnya yang merupakan Mesjid tertua, kondisinya sangat tidak layak lagi untuk digunakan sebagai tempat ibadah.

Dan pembangunan kembali mesjid baru itu tetap dilakukan pada lokasi Mesjid A-Nur sebelumnya dengan luas bangunan 25 x 25 meter persegi dan berdiri diatas tanah/lokasi seluas 60 x 100 meter persegi yang merupakan hibah dari masyarakat Desa Bongo.

Ketua Panitia Pembangunan Mesjid A-Nur, Ir Abram,S.Hut mengatakan, pembangunan mesjid itu, umumnya bersumber dari swadaya masyarakat.

Adapun realisasi progres pelaksanaan pekerjaan fisiknya saat ini sekitar 30 persen, yang meliputi dinding keliling dan pemasangan ring balok beton bagian atas.

“Dan melihat kemajuan pekerjaan bangunan fisiknya yang saat ini sedang berlangsung, insyaallah bangunan baru ini sudah dapat digunakan untuk sholat Idul Adha tahun ini. Prinsipnya, kalau sudah terpasang semua atap dan lantai kasarnya, Mesjid itu sudah bisa digunakan untuk sholat idul Adha” ujar Abram kepada media ini.

Dia menyebutkan, meskipun anggaran pembangunanya itu bersumber dari swadaya murni masyarakat.

Namun dalam tahapan proses pelaksanaan pekerjaanya awal tahun ini, lanjut Abram ada bantuan masuk dari sejumlah donatur, antara lain dari Pemda Buol sebesar Rp 25 juga, Pemprov Sulteng Rp 100 juta, Kejati Sulteng Rp 10 juta melalui rekening Panitia Pembangunan termasuk diantaranya bantuan CSR Pegadaian Cabang Buol sebesar Rp 50 juta yang seluruhnya dialokasikan dalam bentuk bahan bangunan, seperti semen dan jenis bahan kebutuhan lainya jelas Abram.

Sementara Kades Bongo Drs Hi Abdillah I Bandung menambahkan, sesuai Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) yang disusun bersama panitia, pembangunan mesjid A-Nur hingga rampung 100 persen, ditargetkan akan menelan anggaran sekitar Rp 3 Milyar.

” Alhamdulillah, dari target anggaran sebesar itu, sudah ada bantuan dari sejumlah sebesar Rp 185 juta dari sejumlah donatur seperti yang disampaikan Ketua Panitia” ujar Abdilah membenarkan.

Dan bantuan dari sejumlah donatur itu, lanjutnya penggunaanya telah direalisasikan untuk pelaksanaan hingga kondisi pekerjaanya saat ini, progresnya sudah sekitar 30 persen.

Menyusul selain bantuan dari donatur, juga pihak pemerintah Desa bersama panitia mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Desa bongo untuk ikut berpatisipasi dalam membantu biaya kelanjutan pembangunan mesjid tersebut.

Dan sesuai hasil rapat bersama masyarakat, disepakati, bahwa masyarakat Desa Bongo umumnya setuju untuk membantu sebesar Rp 2000 setiap hari dengan perhitungan jumlah Kepala Keluarga Bongo sekitar 500 KK.

” Jadi nilai bantuan sebesar Rp 2000 perhari, itu dihitung untuk setiap Kepala Keluarga, bukan perindividu masyarakat pada umumnya” jelas Abdilah.

Dan pengumpulan dana sebesar Rp 200 setiap hari, itu sudah berjalan sejak awal Ramadhan 2025 hingga saat ini yang penyetoranya langsung melalui bendahara panitia, ujarnya.

Dan selanjutnya melalui media ini Kepala Desa bersama panitia pembangunan berharap adanya partisipasi bantuan tambahan dana pihak lainya yang dengan ihklas terketuk hatinya menyisihkan sebagian rejekinya melalui rekening Bank atas nama panitia guna untuk kelangsungan pekerjaan bangunan Mesjid hingga selesai 100 persen.

Jika ada para donatur lainya yang dengan ikhlas membantu, dapat menyalurkan bantuanya langsung ke Nomor REKENING BANK SULTENG – ( 2010 – 2011-477 80 ) atas nama PANITIA PEMBANGUNAN MESJID A-NUR.

“Dan atas nama panitia saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang akan membantu” tandas Abdilah

( Contak person telp / Wa )

Kades bongo Abdilah I Bandung

(0822.2144.6672)

Ketua panitia pembangunan Mesjid A-Nur

Abram, S.Hut (0822-7147-1971

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *