
Parigi Moutong – Upacara bendera peringatan Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum penguatan nilai loyalitas dan disiplin bagi jajaran Polres Parigi Moutong. Kegiatan tersebut digelar di lapangan upacara Mapolres Parigi Moutong, Rabu (18/2/2026) pagi, dan berlangsung khidmat.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakapolres Parigi Moutong Henry Burhanuddin memimpin langsung jalannya kegiatan yang diikuti seluruh personel.
Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang refleksi bagi aparatur negara untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Hari Kesadaran Nasional harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap teguh dalam bertugas. Setiap personel wajib berpedoman pada aturan kerja, tidak melanggar peraturan perundang-undangan, serta menjalankan kebijakan pimpinan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Henry.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran anggota Polri sebagai teladan di tengah masyarakat.
Menurutnya, profesionalisme tidak hanya diukur dari keberhasilan pelaksanaan tugas operasional, tetapi juga dari sikap, integritas, dan kepekaan sosial personel dalam kehidupan sehari-hari.
Henry menilai tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin kompleks, seiring dinamika sosial, perkembangan teknologi, serta meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan Polri.
Karena itu, ia meminta seluruh personel terus meningkatkan kewaspadaan, kapasitas diri, dan soliditas internal.
“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, saya yakin kita mampu mewujudkan Polri yang Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran menjadikan Polres Parigi Moutong sebagai institusi yang hadir secara humanis dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini sekaligus menegaskan komitmen Polres Parigi Moutong untuk terus membangun kepercayaan publik.
Disiplin, loyalitas, dan integritas disebut sebagai fondasi utama dalam menjawab tantangan zaman dan menjaga stabilitas kamtibmas secara berkelanjutan.(**)
Editor: Sumardin (Pde)













