Paripurna DPRD Parimo Tertunda Akibat Tidak Korum, Pimpinan Rapat ‘Gelisah’

Ket: Tapat Paripjrna ditunda karena tidak korum (f-pde)

Harian Sulawesi | Parigi – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parigi Moutong edisi Selasa (20/01/2026) terlihat mulai tidak Korum tanpa ada data laporannya.

Padahal ada 40 wakil rakyat sedianya hadiri undangan pihak sekretariat Dewan, namun hingga pukul 11.05 Wita jumlah anggota Dewan Kabupaten (Dekab) hanya 13 orang saja, kemanakah yang lainnya?

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah ada 27 orang wakil rakyat diduga sering “malas” mengikuti rapat paripurna yang sudah diagendakan sebelum pelaksanaannya.

Wakil Ketua DPRD Sayutin Budiyanto S.Sos ketika memimpin agenda rapat terlihat ‘gelisah’ karena lebih dari 65 persen para anggota Dewan kabupaten (Dekab) hingga tiga kali rapat ditunda namun belum terlihat anggota Dekab mengisi kursinya, sehingga paripurna batal dilaksanakan sebagaimana aturan yang berlaku.

Politisi Partai Hanura Dapil Satu Yushar dalam pandangannya di Paripurna menyatakan bahwa saat ini tidak terlihat kawan-kawan anggota Dewan duduk di kursinya sehingga paripurna ditunda hingga 2 kali demi menunggu anggota dewan lainnya.

“Ketentuan UU terkait Paripurna DPRD harusnya yang hadir itu minimal 50 plus satu, tapi kenyataannya hingga pukul 11.05 Wita, kursi masih tetap kosong. Padahal undangan resmi dari pihak sekretariat itu jelas pelaksanaan Paripurna tepat pukul 10.00 Wita” ujar Yushar sebutan Ago ini.

Dirinya berharap agar aturan untuk undangan rapat paripurna dapat dirubah saja waktunya, yaitu pukul 09.00 Wita sehingga waktu Paripurna berjalan tepat waktu.

Jika ketentuan waktu pukul 10.00 Wita, kemungkinan saja waktu molornya hingga satu jam, tentu rentan waktu pelaksanaan rapat bisa terganggu karena waktu azan tiba.

“Sesuai jumlah anggota DPRD Parigi Moutong sebanyak 40 orang maka sidang bisa dilaksanakan apabila jumlahnya mencapai kuorum 21 orang.

Kondisi yang terjadi saat ini sama saja anggota dewan memungkiri agenda yang sudah dijadwalkan sehingga terpaksa sidang diagendakan ulang dan kembali melalui rapat bamus,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan media ini, kehadiran anggota DPRD Parigi Moutong hanya 13 orang dari 40 Anggota Dekab yang ada, yaitu:

– Partai Gerindra hadir semua (5) kursi

– Partai NasDem hadir 3 orang, yaitu

 Sayutin Budiyanto, Sutoyo dan Rusno Tanriono

– PDI Perjuangan Mastullah dan Arpan Sahar

– PAN atas nama Serly

– Golkar yang hadir Mustakim Kono

– Perindo yang hadir Arnol dan Muh.

 Irfain

– PKB kursinya kosong

Wartawan : Sumardin (Pde)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *