Memalukan! Mobil Operasional KONI Tolitoli Diduga Digadai, Pengurus Bantah Keras

Tolitoli Dugaan penyalahgunaan aset organisasi mengguncang publik. Satu unit kendaraan operasional roda empat milik KONI Kabupaten Tolitoli disebut-sebut digadaikan oleh seorang oknum pengurus berinisial M.

Isu panas ini langsung menyebar luas dan memantik kegaduhan di tengah masyarakat.

Informasi yang beredar menyebutkan, mobil jenis Toyota Innova itu diduga dijadikan jaminan utang bahan bangunan senilai Rp21 juta di sebuah toko bangunan di Desa Kalangkangan, Kecamatan Galang.

Kendaraan tersebut belakangan diketahui merupakan mobil operasional KONI Tolitoli.

Pengusaha toko bangunan, Catur Nanda alias Cui, mengakui adanya penyerahan mobil sebagai jaminan.

Dia menyebut M memiliki ambilan bahan bangunan untuk proyek senilai Rp21 juta yang tak kunjung dilunasi meski proyek telah rampung.

“Saya sudah sering tagih, tapi selalu dijanji. Akhirnya dia bawa mobil Innova sebagai jaminan dan bilang akan ditebus. Menurut dia, mobil itu miliknya,” kata Cui saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).

Namun tudingan itu dibantah keras oleh M. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, M menegaskan tidak pernah menggadaikan mobil operasional KONI kepada Cui.

“Tidak ada itu. Tidak ada proses seperti itu dengan Cui. Saya memang punya ketersangkutan, tapi bukan soal mobil KONI. Saya tidak tahu kalau mobil ada sama dia,” tegas M.

M mengklaim kendaraan tersebut pernah dipinjam pihak lain berinisial T secara pribadi.

Dia juga mengakui memiliki beban proyek yang belum terselesaikan akibat persoalan dengan perusahaan, namun menolak dikaitkan dengan dugaan gadai mobil KONI.

“Saya jelaskan ini supaya tidak terjadi perbedaan persepsi. Saya hormati semua pihak,” ujarnya.

Hingga kini, isu dugaan penggadaian mobil operasional KONI Tolitoli masih menjadi perbincangan panas. Publik menanti klarifikasi resmi dari pengurus KONI dan langkah tegas untuk memastikan aset organisasi tidak disalahgunakan.(**)

Wartawan : Mahdi Rumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *