Touna  

Viral di Medsos…! Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Kantor DPRD Touna Berujung ‘Gesekan Memanas’

Politisi Gerindra Abd Hatab Aba Sebut Unjuk Rasa Mahasiswa Patut Diberi Apresiasi

Harian Sulawesi | Touna – Gerakan Mahasiswa dari From Mahasiswa Touna Menolak Lupa (Frontal) yang melakukan unjuk rasa damai di halaman Kantor DPRD Kabupaten Tojo Una una (Touna) Sulawesi Tengah, Senin (24/10/2025) yang viral di media sosial (medsos) berujung ‘gesekan memanas’.

Gesekan memanas tersebut berawal dari kehadiran para pengunjuk rasa yang dilakukan oleh From Mahasiswa Touna Menolak Lupa bertujuan untuk menemui para wakil rakyat untuk menyerahkan delapan (8) poin tuntutan mereka, namun terhalang.

Beruntung ada sosok Anggota DPRD Touna dari Komisi 1 bernama Abd Hatab Aba langsung mendinginkan suasana dengan mempersilahkan pengunjuk rasa untuk masuk keruangan melakukan dialog.

“Sebagai wakil rakyat tetap mendukung apa yang di inginkan dari para aksi unjuk rasa yang dilakukan Frontal, salah satunya meminta dan mendesak kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Touna agar segera menindak lanjuti 8 (delapan) poin Tuntutan untuk segera dapat di tindak lanjut” kata politisi Gerindra ini.

Masa Aksi kata AHA sebutannya ini di terima langsung di ruang Komisi 1 (satu) untuk berdialog bersama dan menghadirkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk menjawab langsung sejumlah problem termasuk isu daerah tentang LPG 3 Kg yang langkah dan harga di atas HET (harga eceran tertinggi).

Sebagai pimpinan rapat saat menerima masa aksi, dirinya menyampaikan apresiasi terhadap adik – adik mahasiswa tersebut sebagai bentuk respon positif dan untuk segera dapat di tindak lanjuti melalui Fraksi Golkar atau komisi 1 DPRD Touna, jelasnya.

Kader Partai Gerindra dari daerah pemilihan (dapil) 1 Touna ini menyebutkan bahwa dari 8 (delapan) tuntutan aksi mahasiswa tersebut yang meminta dan mendesak DPRD Touna untuk mengeluarkan surat Rekomendasi tentang penolakan Soeharto sebagai pahlawan nasional, dan mendukung Guru Tua menjadi pahlawan nasional, sekaligus meminta kepada Pemda Touna untuk segera membangun Kampus Daerah.

Selain itu Frontal (Front Mahasiswa Touna Menolak Lupa), juga meminta dan mendesak terkait status kejelasan Sekolah Dasar Negeri yang terdapat di Desa Batampolo Touna, serta meminta tentang fungsi pengawasan oleh Polres Touna terkait kasus pemboman ikan di kepulauan Togean.

Demikian halnya dengan fungsi pengawasan oleh Balai TNKT terhadap kasus pengoboman ikan di kepulauan Togean, kemudian mendesak dan mengevaluasi kepada PLN terkait pemadaman Listrik tiba – tiba akhir akhir ini di Kabupaten Tojo Una una, serta mendesak DPRD Touna untuk segera mengevaluasi seluruh pangkalan Gas LPG 3 Kg di seluruh pangkalan yang ada di Touna.

Abd Hatab Aba, juga menyebutkan dengan aksi yang terjadi maka tentu mendapat respon untuk segera dapat di tindak lanjut melalui rapat bersama dengan Forkopimda guna dapat menyimpulkan dari beberapa permintaan dan tuntutan para aksi mahasiswa yang tergabung dalam Frontal Tojo Una una, Sulawesi Tengah. (Dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *