Ket foto: Front Pemuda Kintom Bersatu melakukan aksi unjuk rasa di jembatan Kintom. (Foto: Humas Polres Banggai)
Harian Sulawesi | Luwuk – Aksi unjuk rasa Front Pemuda Kintom Bersatu (FPKB) terhadap PT. Donggi Senoro LNG, Senin (4/8) pagi kemarin, diamankan aparat kepolisian Polsek Kintom.
Kapolsek Kintom AKP Muh. Zulfikar memimpin langsung pengamanan aksi, melibatkan sejumlah personel Polsek, dengan dukungan unsur TNI.
Tiba dilokasi unjuk rasa, polisi kemudian bernegosiasi dengan massa aksi. AKP Zulfikar menyampaikan, bahwa kegiatan pengamanan unjuk rasa ini dilakukan untuk memastikan jalannya unjuk rasa berjalan aman, tertib, dan damai sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sekira pukul 06.00 wita, aksi tersebut berlangsung di jembatan Kintom jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Banggai, dipimpin Zulkifli Noho selaku Koordinator Lapangan (Korlap).
Bersama sejumlah warga, korlap membawa baliho, tenda, bendera merah putih, bendera one peace dan perangkat sound system.
Massa aksi menuntut agar pihak perusahaan memfungsikan kembali program CSR, peningkatan SDM terutama pemuda, serta libatkan masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan.
Dalam pertemuan tersebut disimpulkan bahwa terkait tuntutan massa aksi akan dilanjutkan dengan RDP di DPRD Banggai (waktu tentative).
“Untuk mencari solusi terbaik dalam masalah ini, mari kita lakukan dialog terbuka,” ucapnya.
Melalui dialog dan musyawarah, diharapkan dapat ditemukan solusi yang memuaskan bagi semua pihak.
“Dan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi sweaping kendaraan milik perusahaan,” imbau Kapolsek dengan tegas kepada massa aksi. (Yunai)













